Rumah Filsafat

frontiergroup.info frontiergroup.info

Oleh Reza A.A Wattimena

Dosen di Fakultas Filsafat Unika Widya Mandala Surabaya, sedang di Jerman

Banyak orang yang hidupnya dikejar oleh waktu. Mereka membuat rencana yang detil pada hidupnya. Pada usia tertentu, misalnya, mereka sudah harus selesai kuliah. Pada usia yang lainnya, mereka sudah harus punya pacar, dan sebagainya.

Ketika rencana tidak sejalan dengan kenyataan, mereka lalu kecewa. Mereka mulai membandingkan keadaan yang mereka alami dan keadaan yang mereka rencanakan. Dari perbandingan lalu muncul kesedihan. Kesedihan menjadi akar dari depresi, stress dan berbagai penderitaan batin lainnya.

Hal ini khususnya dialami oleh banyak perempuan. Mereka membuat rencana yang detil dalam hidupya. Pada usia tertentu, mereka merasa harus sudah punya pasangan. Dan beberapa tahun berikutnya, mereka berencana untuk segera menikah.

Setelah menikah, mereka juga segera langsung berencana punya anak. Semua sudah terpeta dan terencana. Namun, sayangnya, hidup selalu berkelit dari rencana. Ketika rencana dan kenyataan tak berjalan seiring, kekecewaan dan kesedihan…

View original post 1,164 more words